Be Sustainable and Fashionable with So Klin

Be Sustainable and Be Fashionable with So Klin White and Bright

be sustainable be fashionable soklin white and bright

jendelakeluarga.com – Seberapa sering kamu membeli baju dalam satu bulan? berapa yang dibeli dan berapa yang dikeluarkan dari lemari? Hayoo jawab jujur 😛

Mode atau fesyen (Inggrisfashion) adalah gaya berpakaian yang populer dalam suatu budaya. Source: Wikipedia.

Hasil survey (saya pribadi) membuktikan bahwa rata-rata jumlah fashion items yang dibeli oleh para wanita jauh lebih banyak daripada jumlah yang dikeluarkan dari lemari, baik itu dijual kembali atau disumbangkan kepada orang lain.

Kebayang ya kalau kebiasaan menumpuk barang yang tidak digunakan lagi seperti ini terus berlanjut, bahkan mengakar hingga ke anak dan cucu kita nanti? Padahal habit seperti ini jelas tidak baik bagi keberlangsungan daily life keluarga.

Pernah mendengar Marie Kondo? Beliau adalah seorang ahli organizing dan decluterring asal Jepang yang terkenal hingga ke seluruh dunia. Salah satu metode sederhana yang mudah diadaptasi darinya adalah dengan mengeluarkan barang-barang yang sudah tidak memiliki nilai “Sparks Joy” lagi. Saya pun sedang mencoba belajar menerapkan ini di rumah, terutama pakaian di lemari yang rasanya semakin bertambah saja.

Pada dasarnya menimbun pakaian yang tidak digunakan lagi merupakan kebiasaan yang tidak baik. Pertama, ini merupakan ciri dari perilaku konsumtif. Kedua, biasanya kita cederung enggan untuk berbagi padahal barang tersebut sudah jarang atau bahkan tidak digunakan lagi. Ketiga, menjadi konsumen pasif yang sebatas hanya membeli dan menggunakan saja.

Berbeda jika kita sudah memikirkan ke arah yang lebih advance lagi, yaitu sustainable.

Beberapa hari lalu (16/8) saya menghadiri Jakarta Fashion Food Festival (JFFF) di Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara. Acara yang bertajuk Be Sustainable, Be Fashionable with So Klin ini menarik sekali karena berkolaborasi dengan Esmod Jakarta dan Komunitas Sadari Sedari.

IMG_2446
Indy Barends selaku MC dan Brand Ambassador So Klin

Sustainable berasal dari bahasa Inggris yang artinya berkelanjutan. Berkelanjutan dalam hal fashion disini maksudnya adalah ketika kita memiliki fashion item, katakanlah sebuah baju kemudian dalam beberapa waktu sudah tidak up to date lagi modelnya, maka kamu bisa mengkreasikan baju tersebut dengan berbagai cara, misal menambahkan mute atau manik, renda, bordir dan sebagainya.

Sehingga baju yang awalnya sudah tidak lagi bernilai di mata kita (usang dan out of date) maka akan terlihat seperti baru kembali. Contohnya seperti pada jaket yang dikenakan oleh model di bawah ini. Patrice Dasilles (Head of Esmod Jakarta) menjelaskan bahwa jaket tersebut sebelumnya adalah celana jeans lama yang sudah tidak dipakai kemudian dimodifikasi menjadi jaket denim yang super kece.

IMG_2456 (2)
Patrice Basilles menyulap celana jeans menjadi jaket denim

Sadari Sedari

Sepaham dengan kampanye yang diusung oleh So Klin, sebuah komunitas bernama Sadari Sedari juga memiliki concern dengan pakaian lama yang biasanya dibiarkan begitu saja. Sadari Sedari mengajak masyarakat untuk ikut menjual pakaian bekasnya yang nantinya hasil dari terkumpulnya dana akan dialokasikan untuk pendidikan anak di Indonesia.

Kamu juga bisa berpartisipasi di dalam program Sadari Sedari dengan cara menyumbangkan pakaian layak untuk dimasukkan ke dalam drop box yang telah disediakan. Titik lokasi drop box terdapat di Lobby Mal Kelapa Gading 3, Depan ATM BCA Mal kelapa Gading 3 dan Lobby Mal Kelapa Gading 1. Program ini berlangsung hingga tanggal 25 Agustus 2019 mendatang atau selama JFFF 2019 berlangsung ya.

So Klin White and Bright

SoKlin White and Bright merupakan salah satu produk unggulan persembahan Wings. Sesuai dengan kampanye terkait sustainable, So Klin menghadirkan tekhnologi yang mampu merawat pakaian dengan menjaga warnanya tetap awet dan cemerlang. Karena pada So Klin White and Bright memiliki Optical Brightener dimana menggabungkan deterjen dengan formula khusus yang ampuh menghilangkan noda berat serta mempertahankan keaslian warna agar tidak cepat pudar hingga pencucian berulang kali.

Dan sebelum menutup acara pada hari itu, seluruh rekan media dan blogger lainnya diajak untuk mengikuti Sustainable Fashion Wokshop with Esmod Jakarta yang menarik sekali. Yes, kami semua mencoba praktek langsung bagaimana menyulap baju lama menjadi terlihat baru kembali!

mirantizr workshop esmod jakarta x soklin

Baju yang saya dapatkan ini berwarna ungu. Saya hanya menambahkan renda di bagian lengan yang sebelumnya sudah saya gunting hingga berukuran kecil. Kemudian di bagian leher diberi aksen mute gold lingkaran serta umbul hitam di bagian dada atas. Proses pengerjaannya sangat cepat, kurang dari 20 menit 😀

Gimana hasilnya? Sederhana tapi terlihat manis, kann 🙂 saya sih suka, haha..

be sustainable be fashionable with so klin x esmod jakarta
Ki-ka: Perwakilan Esmod Jakarta, So Klin, Komunitas Sadari Sedari, MC

Yuk mulai dari sekarang berpikir untuk be sustainable and be fashionable dalam kehidupan sehari-hari. Niscaya langkah kecil saat ini akan membantu dalam mengurangi limbah konveksi atau garmen yang ada di sekitar kita 🙂

Instagram : @soklindetergent

***

:: 16 Agustus 2019 ::

 

 

 

 

 

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s