Review & Spoiler The Uninvited Film (2009)
jendelakeluarga.com – Review & Spoiler Time from My Netflix List! Let’s dig in..
The Uninvited (2009) disutradarai oleh Charles Guard dan Thomas Guard dan diperankan:
- Emily Browning sebagai Anna Ivers
- Arielle Kebbel sebagai Alex Ivers
- Elizabeth Banks sebagai Rachel Summers
- David Strathairn sebagai Steven Ivers
- Jesse Moss sebagai Matt
Anna adalah anak perempuan dari Steven.
Ibunya sedang sakit parah yang dirawat oleh perawat bernama Rachel.
Anna sangat dekat dengan kakaknya, Alex.
Kemudian terjadi kebakaran besar di rumah mereka yang disebut boathouse.
Ibu Anna meninggal.
Anna kemudian mencoba bunuh diri dan dirawat selama sekitar 10 bulan di rumah sakit jiwa.
Masalahnya:
Anna tidak mengingat dengan jelas apa yang sebenarnya terjadi pada malam kebakaran.
Dia hanya memiliki potongan-potongan ingatan dan mimpi buruk.
Anna pulang dan bertemu Rachel
Ketika Anna keluar dari rumah sakit jiwa, dia pulang.
Di sinilah konflik dimulai.
Ayahnya, Steven, ternyata sudah bersama Rachel.
Yang membuat Anna sangat marah adalah:
Rachel dulunya adalah perawat ibunya.
Jadi dari perspektif Anna:
“Ibu baru meninggal, sekarang ayah malah bersama perempuan yang merawat ibu?”
Anna kemudian semakin yakin bahwa Rachel mempunyai hubungan dengan kematian ibunya.
Dan yang paling penting:
Anna bertemu Alex.
Alex adalah kakaknya yang sangat dia sayangi.
Mereka ngobrol, bercanda, berenang, menyelidiki Rachel bersama-sama, dan Alex bahkan ikut membantu Anna mencari bukti bahwa Rachel jahat.
Penonton otomatis berpikir:
“Oke, berarti Alex memang masih hidup.”
Padahal…
Alex sudah meninggal 10 bulan sebelumnya.
Siapa sebenarnya Alex?
Ini twist terbesar film.
Alex tidak pernah benar-benar pulang bersama Anna.
Alex meninggal dalam kebakaran yang sama dengan ibu mereka.
Anna yang sedang mengalami gangguan psikologis menciptakan kehadiran Alex dalam pikirannya.
Karena Anna sangat trauma kehilangan kakaknya, pikirannya membuat seolah-olah Alex masih hidup.
Itulah kenapa ada banyak kejanggalan sepanjang film.
Misalnya:
- Alex hanya berinteraksi dengan Anna.
- Orang lain tidak pernah benar-benar berbicara dengan Alex.
- Tidak ada orang yang tampak heran ketika Anna berbicara dengan Alex karena mereka mengira Anna sedang berbicara sendiri.
- Alex selalu muncul ketika Anna membutuhkan dukungan.
- Alex selalu mendukung teori Anna bahwa Rachel adalah pembunuh.
Jadi Alex pada dasarnya adalah manifestasi dari trauma dan rasa bersalah Anna.
Kenapa Anna yakin Rachel membunuh ibunya?
Karena Anna membutuhkan seseorang untuk disalahkan.
Anna tidak bisa menerima kenyataan bahwa:
dirinya sendiri menyebabkan tragedi tersebut.
Jadi pikirannya membangun cerita:
Rachel adalah perempuan jahat yang membunuh ibu mereka dan ingin merebut ayah mereka.
Kemudian muncul berbagai “petunjuk” yang menurut Anna membuktikan Rachel jahat.
Bahkan ibunya seolah-olah memberikan pesan lewat mimpi.
Namun semuanya harus dilihat dari perspektif Anna yang sudah tidak bisa membedakan kenyataan dan halusinasi.
Bagaimana dengan Mildred Kemp?
Ini bagian yang sengaja dibuat untuk membuat penonton semakin yakin bahwa Rachel adalah pembunuh.
Anna dan Alex menemukan cerita tentang seorang perempuan bernama Mildred Kemp.
Mildred adalah pengasuh anak yang menjadi terobsesi terhadap ayah dari anak-anak yang diasuhnya.
Dia kemudian membunuh anak-anak tersebut.
Anna melihat kemiripan antara Mildred dan Rachel.
Lalu dia menyimpulkan:
Rachel sebenarnya Mildred Kemp.
Mereka bahkan menemukan kalung mutiara yang dianggap sebagai bukti.
Anna kemudian pergi ke polisi untuk melaporkan Rachel.
Tetapi polisi tidak mempercayainya.
Dan ternyata…
Rachel memang bukan Mildred Kemp.
Rachel memiliki nama asli Rachel Worshinsky dan pernah mengganti nama belakangnya untuk melarikan diri dari mantan pacarnya yang abusive.
Jadi teori Anna tentang Rachel sebagai Mildred ternyata salah.
Siapa yang membunuh Matt?
Ini juga penting.
Matt adalah mantan/pacar Anna yang mengatakan bahwa dia mengetahui sesuatu tentang malam kematian ibu Anna.
Anna sangat ingin mengetahui apa yang sebenarnya Matt lihat.
Mereka berjanji bertemu.
Tapi Matt tidak datang.
Kemudian ditemukan mayat Matt.
Versi yang dipercaya polisi:
Matt jatuh dan tenggelam.
Tapi sebenarnya:
Anna yang membunuh Matt.
Matt ternyata mengetahui apa yang terjadi pada malam kebakaran.
Dia tahu bahwa Anna terlibat.
Anna kemudian membuat Matt jatuh dari tempat tinggi sehingga dia meninggal.
Ini salah satu petunjuk bahwa Anna jauh lebih berbahaya daripada yang selama ini kita kira.
Adegan ketika Rachel “membunuh” Alex
Ini adegan yang sangat menipu.
Rachel mengetahui bahwa Anna dan Alex sedang menyelidikinya.
Rachel kemudian membius Alex.
Anna kabur dan pergi ke polisi.
Polisi kemudian memanggil Rachel untuk menjemput Anna.
Rachel membawa Anna pulang dan juga membiusnya.
Anna kemudian melihat:
Alex muncul membawa pisau.
Alex menyerang Rachel.
Anna kemudian pingsan.
Ketika bangun…
Rachel sudah mati.
Tubuh Rachel dibuang ke tempat sampah.
Dan Alex ada di sana.
Anna berpikir:
“Alex membunuh Rachel untuk menyelamatkanku.”
Penonton juga kemungkinan besar berpikir begitu.
Tapi kemudian…
Steven pulang dan menghancurkan seluruh ilusi Anna
Steven pulang.
Anna mengatakan:
Rachel mencoba membunuh kami, tapi Alex menyelamatkan kami.
Steven bingung.
Lalu dia mengatakan sesuatu yang mengubah semuanya:
“Alex sudah meninggal.”
Anna tidak mengerti.
Steven menjelaskan bahwa:
Alex meninggal dalam kebakaran bersama ibu mereka.
Saat itulah Anna melihat tangannya.
Dia sedang memegang pisau yang berlumuran darah.
Dan kemudian…
Alex menghilang.
Barulah penonton sadar:
Selama hampir seluruh film, Alex sebenarnya tidak pernah ada secara fisik.
Apa yang sebenarnya terjadi pada malam kebakaran?
Ini adalah bagian paling penting.
Malam itu Anna pulang dan menemukan sesuatu yang sangat menyakitkan:
Ayahnya, Steven, sedang berhubungan segx dengan Rachel.
Padahal ibunya sedang sakit parah.
Anna sangat marah.
Dia merasa ayahnya mengkhianati ibunya.
Dalam kondisi emosi yang sangat tinggi, Anna mengambil bensin dari area boathouse menggunakan watering can.
Tujuannya adalah membakar rumah.
Dia ingin menghukum ayahnya dan Rachel.
Namun ketika membawa bensin tersebut, keran/tap bensin tidak tertutup sempurna.
Bensin kemudian tumpah dan membentuk jejak.
Kemudian sebuah lentera jatuh.
Api menyambar bensin.
Terjadi ledakan/kebakaran.
Akibat kebakaran:
Ibu Anna meninggal.
Alex meninggal.
Anna sendiri selamat.
Kenapa Anna merasa Alex masih hidup?
Karena Anna tidak mampu menerima kenyataan bahwa dia kehilangan Alex.
Lebih buruk lagi:
Anna merasa bersalah karena tindakannya sendiri menyebabkan kebakaran.
Jadi pikirannya menciptakan Alex sebagai mekanisme untuk menghadapi trauma tersebut.
Alex menjadi semacam:
“teman” sekaligus manifestasi rasa bersalah Anna.
Alex juga membantu Anna mempertahankan narasi bahwa:
Rachel adalah penjahatnya.
Karena kalau Rachel adalah penjahatnya, Anna tidak perlu menghadapi kenyataan bahwa tragedi itu berasal dari dirinya sendiri.
Lalu siapa yang membunuh Rachel?
Anna.
Bukan Alex.
Ini sangat penting.
Ketika kita melihat Alex menusuk Rachel, sebenarnya:
Anna sendiri yang melakukannya.
Anna mengalami episode disosiatif/halusinasi sehingga dia melihat dirinya sebagai Alex.
Makanya ketika Steven datang, Anna masih yakin:
“Alex membunuh Rachel.”
Padahal darah dan pisaunya ada di tangan Anna sendiri.
Kenapa Rachel sebenarnya bukan orang jahat?
Ini juga tragis.
Sepanjang film kita diarahkan untuk membenci Rachel.
Kita melihatnya seperti:
- mencurigakan
- manipulatif
- berusaha menggantikan ibu Anna
- membahayakan Anna
- punya masa lalu mengerikan
- mungkin seorang pembunuh
Tapi pada akhirnya:
Rachel sebenarnya tidak membunuh ibu Anna.
Rachel bukan Mildred Kemp.
Rachel bukan pembunuh Matt.
Rachel tidak membunuh Alex.
Dia memang menjalin hubungan dengan Steven ketika istrinya masih hidup, dan secara moral itu jelas bermasalah.
Tetapi dia bukan monster pembunuh seperti yang dibayangkan Anna.
Kenapa ending-nya ada Mildred Kemp?
Ini salah satu detail paling keren sekaligus menyeramkan.
Di akhir, Anna kembali ke rumah sakit jiwa.
Kemudian seorang pasien menyambutnya.
Dan kamera memperlihatkan nama di pintunya:
Mildred Kemp.

Jadi Mildred Kemp ternyata orang nyata, dan dia memang berada di rumah sakit jiwa.
Ini menjelaskan dari mana Anna memperoleh cerita tentang Mildred.
Kemungkinan besar Anna mendapatkan informasi tersebut selama berada di institusi, kemudian menghubungkan cerita Mildred dengan Rachel dan membangun teorinya sendiri.
Film ini sengaja menutup dengan detail tersebut untuk menunjukkan bahwa Anna telah mencampur fakta, trauma, halusinasi, dan fantasi menjadi satu cerita.
Super Plot Twist! I love it!