About Leadership

“Leadership is the action of leading a group of people or an organization” – wikipedia

Tiba-tiba kepengen bahas topik ini. Ampun gaya banget πŸ˜› negara, pemerintahan, organisasi, perusahaan bahkan keluarga tidak luput dari kepemimpinan. Sosok pemimpin di dalam suatu kumpulan orang sangat berarti perannya.

Negara tidak akan hancur jika presiden atau kepala negara dapat amanah sesuai janji suci kepresidenan; perusahaan tidak akan bangkrut jika orang di pucuk organisasi pandai mengatur strategi; keluarga tidak akan layaknya neraka jika kepala keluarga mampu membawanya pada kebahagiaan.

Waktu jaman masih ngantor dulu saya mudah sekali merasakan kadar leadership masing-masing personal. Dari posisinya memang leader sampai rekan kerja yang secara struktural dipandang sebelah mata. Dan ternyata it’ not about structure, it’s about maturity.

Kedewasaan seseorang dapat dengan mudah mengatur pola pikir yang ditanamnya, pola pikir tersebut yang membawa mereka memilih berjalan ke arah yang mana. Setiap pemimpin memiliki pola pikir yang berbeda-beda. Menurut saya hal itu yang menjadi dasar seseorang layak dikatakan pemimpin.

————————————————

Belajar tentang kepemimpinan dari sebuah grup serigala.

image

“…3 didepan adalah yang tua dan sakit, mereka berjalan didepan untuk mengatur kecepatan berjalan kelompoknya karena jika mereka di belakang akan tertinggal”

“…5 dibelakangnya adalah yang terkuat dan terbaik, mereka bertugas untuk melindungi sisi depan bila ada serangan. Para ‘warga’ berada ditengah-tengah, terlindungi dari serangan manapun”

“…1 yang terakhir adalah sang pemimpin. Dia memastikan ‘no one left behind’ dan ‘all keep stay one on pack’. Dia selalu siaga untuk berlari ke arah manapun untuk memerintahkan ‘protect and serve’ kepada para ‘bodyguard’ kelompoknya”

“This what its called GOOD LEADERSHIP.. Make sure whole pack stay alive and protecting eachother” (sumber : broadcast message whatsApp)
————————————————

Untuk mencari ‘manusia’ dengan pola pikir ‘serigala’ sangat sulit sekali. Ia harus peduli dan mengutamakan yang lemah; meletakan anak buah pada posisi yang tepat tanpa pandang KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dan yang terberat adalah Ia mampu berada di belakang demi menyelamatkan dan memajukan kelompoknya, bukan yang ‘muka topeng’ hanya gaya di depan tapi amburadul di belakang πŸ˜›

Semoga kita semua di kelilingi dengan pemimpin yang memiliki hati ‘manusia’ dan pola pikir ‘serigala’ πŸ™‚

http://www.ceritakeluarga.wordpress.com

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s