Melatih Tanggung Jawab Pada Anak

image

Disarikan oleh: Maya Tri Bonda Sari

Definisi Tanggung jawab

– Berkaitan dengan menerima konsekuensi dari apa yang telah kita perbuat
– Suatu keharusan untuk melakukan sesuatu.

🌀 Rasulullah Saw bersabda,  “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya. Imam adalah pemimpin yang akan diminta pertanggungjawaban atas rakyatnya. Seorang suami adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas keluarganya. Seorang istri adalah pemimpin di dalam urusan rumah tangga suaminya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan rumah tangga tersebut. Seorang pembantu adalah pemimpin dalam urusan harta tuannya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas urusan tanggung jawabnya tersebut.”(HR. Al-Bukhari).

Merujuk pada hadits di atas, maka melatih tanggungjawab pada anak merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak.

🌀 Mèngutip dari https://jalal34.wordpress.com/my-opus/mendidik-anak-bertanggung-jawab/,
Sofiandi, Psikolog anak dari Universitas Mahammadiyah Jakarta merinci ada tiga komponen dasar yang berperan dalam perkembangan anak, termasuk dalam hal membantu mendidik anak bertanggung jawab, yaitu:

👪 Orang tua
Orangtua adalah orang paling dekat dengan anak, maka harus menjadi teladan yang baik. Orangtua pun perlu memberikan ruang dan waktu untuk membantu mendidik anak bertanggung jawab secara langsung. Sebaiknya,orangtua jangan hanya bisa bersifat instruktif, tapi bisa menjadi model bagi anaknya dengan cara terjun langsung.

🏫 Lingkungan sekolah
Peran seorang guru adalah mentransformasikan pengetahuan. Artinya guru berperan mengubah prilaku anak, meliputi intelektualnya perkembangan dan stabilitas emosionalnya bahkan sampai spiritualnya.
Namun, orangtua tidak bisa menyerahkan tanggung jawab pendidikan anaknya secara menyeluruh kepada sekolah.

🏠 lingkungan
Orang tua diharapkan dapat membentuk lingkungan yang kondusif, di tengah-tengah lingkungan yang sangat dinamis seperti sekarang ini. Jika hal ini diabaikan, tidak menutup kemungkinan anak akan jatuh kedalam kubangan lingkungan yang jauh dari sifat tanggung jawab. Seperti hedonisme, gaya hidup yang mengagungkan kenikmatan duniawi semata.

🌀 Tahapan melatih tanggungjawab:

1⃣ Memberi pengertian pada anak mengenai arti tanggung jawab.
Sampaikan pengertian tanggungjawab  dengan bahasa yang dimengerti oleh anak-anak. Pengertian tersebut akan lebih mudah dipahami oleh anak jika disertai dengan contoh atau praktik langsung.

2⃣ Latih anak utk berpikir memilih memutuskan.
Memberi anak kesempatan untuk membuat beberapa pilihan sendiri akan mengajarinya tanggung jawab. Cara ini juga sekaligus melatih anak mandiri.
Misal: menentukan menu sarapan, pakaian yg akan dipakai, dan menentukan waktu menyelesaikan pr.

3⃣ Mulai dari tugas-tugas sederhana yang berkaitan dengan dirinya sendiri.
Misalnya: membereskan mainan selesai bermain, makan sendiri, mandi sendiri, membuka dan mengenakan pakaian/celana/sepatu sendiri, melatih anak buang air kecil atau air besar di kamar mandi (Toilet Training), menyimpan barang-barang miliknya, mempersiapkan buku pelajaran sesuai jadwal, mengerjakan PR, berangkat sekolah sendiri, membereskan tempat tidurnya, belajar menabung, memelihara barang-barang miliknya.
Jadikan aktititas-aktifitas tsb sebagai pembiasaan (habit).

4⃣ Meningkatkan latihan dengan memberi tanggung jawab yang cakupannya lebih tinggi, yaitu tanggung jawab terhadap keluarga.
Misalnya: membantu ibu menjaga kebersihan dan kerapihan rumah, serta mengajak adik bermain.

5⃣ Beri kesempatan kepada anak untuk berinisiatif melakukan berbagai pekerjaan dan aktivitas sendiri, dan biarkan anak belajar dari kesalahan – kesalahan.
Ruang gerak anak tidak dibatasi, sehingga anak berpeluang untuk berkembang dan produktif. Hindari bersikap over protektif, karena anak akan hidup dalam bayang-bayang keinginan orangtuanya. Anak tidak bahagia, bahkan sangat tersiksa, dengan apa yang dijalaninya. Hal ini dapat menghambat proses tumbuh kembang sang anak menuju kedewasaannya.

6⃣ Orangtua berperan sebagai role model.
Orangtua menjadi model yang pertama dan paling berpengaruh bagi anak untuk memberi pengarahan dan contoh yang baik. Bukan hanya menyuruh saja tanpa bimbingan. Anak belajar dengan meniru apa yang biasa ia lihat sehari-hari. Jika fondasi lingkungan keluarga sudah kuat, maka anak akan dapat mengembangkan tanggung jawabnya terhadap masyarakat.

7⃣ Lakukan komunikasi dgn anak.
Orang tua mengkomunikasikan tujuan serta manfaat ketika menyuruh anak melakukan sesuatu.  Orang tua terus mengasah keterampilan gaya komunikasinya agar bisa memotivasi anak. Bina hubungan erat orang tua dan anak.  Seringlah mendiskusikan masalah yang berkaitan dengan tanggung jawab.

8⃣ Penghargaan
Berikan penghargaan (misalnya pujian) yang sewajarnya kepada anak bila ia berhasil menyelesaikan tanggung jawabnya dengan baik. Orangtua tidak hanya menghargai hasil akhir dari usaha anak, namun juga proses mental yang dilalui anak. Sehingga anak merasa dipahami.

9⃣ Konsekuensi logis
Beri konsekuensi yang terkontrol dan proporsional ketika anak tidak bertanggung jawab.  Orangtua tidak harus marah, tetapi cukup dengan memberi tahukan kepada anak bahwa tindakannya yang tidak bertanggungjawab itu membuat orangtua kecewa.

❗Reminder ❗

– kesalahan yang selama ini banyak dilakukan oleh orang tua dalam pendidikan tanggung jawab ialah kurangnya pengarahan dan figure yang baik. Kebanyakan orang tua hanya menjadi penyuruh tanpa memberikan tuntunan serta contoh.

– rasa tanggung jawab bukanlah faktor genetik, jadi jangan bosan memberikan bimbingan dan arahan serta mengingatkan akan pentingnya rasa tanggung jawab.

Sumber :

🌏 http://m.suara-islam.com/mobile/detail/8632/Menanamkan-Tanggung-Jawab-kepada-Anak

🌏 bidanku.com http://bidanku.com/tips-mendidik-anak-rasa-tanggung-jawab-untuk-bekal-kehidupannya-kelak#ixzz3rySzczwz

🌏 https://jalal34.wordpress.com/my-opus/mendidik-anak-bertanggung-jawab/

📚Divisi Program IPC ✏

💞〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🙏 Islamic Parenting Community 🙏
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰💞

📌 fan page: https://m.facebook.com/isparentingcommunity

📷 Instagram: @islamicparenting

🐥 twitter: @isparentingcom

🌏 blog:  isparenting.wordpress.com

http://www.ceritakeluarga.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s