Malaysia Escape : Day #1 Mahkota Medical Center Melaka

Keinginan kami kemari sudah sejak lama namun baru kali ini terlaksana.

Flash back ยป

Bermula pada rasa penasaran kami terhadap tubuh mungilnya Ry yang baru kami sadari belakangan ini ternyata tidak ada masalah (baca disini) hingga drama in patient di salah satu RS di Bandung (baca disini) dengan history panjang berpindah-pindah dokter guna mendapatkan referensi yang tepat, akhirnya kami memutuskan untuk terbang ke negara lain untuk mendapatkan hasil maksimal.

Kenapa Melaka? Karena selama kami berobat di Indonesia, setiap kami berganti dokter maka berganti pula diagnosanya, atau sekiranya sama karena si dokter mencontek/meneruskan diagnosa dokter sebelumnya tanpa menggali dan mengecek kondisi pasien terlebih dulu ๐Ÿ˜ฆ

Akhirnya kami berada dititik distrust dengan dokter anak yang sudah kami temui di Indonesia. Bukan, bukan kami belum maksimal dengan pencarian yang terbaik. Kami bahkan sudah menghabiskan banyak rupiah bahkan plafond asuransi Ry sempat jebol karena rutin berobat dengan dokter yang belakangan ini kami curigai salah diagnosa ๐Ÿ˜ฆ

Sebut saja rumah sakit yang kami datangi antara lain RS Limijati Bandung, RS Al Islam Bandung, dan RS Awal Bros Tangerang.

Di RS Limijati Bandung inilah kami mendapatkan diagnosa beragam karena memang kami berpindah-pindah dokter (sepengetahuan dokter sebelumnya) dengan berbagai alasan tentang kesehatan Ry dari mulai asma, radang paru hingga TB. Sedihnya lagi kami menuruti pemberian obat salah satu diagnosa tersebut ๐Ÿ˜ฆ

Sedangkan di RS Al Islam Bandung, salah satu dokter yang kami temui bahkan tidak memeriksa Ry sama sekali dan hanya bertanya “Sudah cek sebelumnya?” // “Dimana?” // “Dengan dokter siapa?” setelah mendengar jawaban kami, beliau hanya berkata lagi “Oh itu sudah bagus, beliau memang ahli dibidangnya, ikuti saja terus”. Sungguh kami KECEWA SEKALI.

Pak Dokter yth, kalaulah si dokter yang Anda yakini ternyata salah diagnosa bagaimana? beliau juga manusia. Dan dengan ucapan Anda tersebut tanpa disadari sudah menjatuhkan kapabilitas Anda sendiri.

Sedangkan di RS Awal Bros Tangerang menentang diagnosa tersebut tanpa berusaha memastikan untuk test ulang.

KECEWA? PUSING? B A N G E T..

Hingga akhirnya rekomendasi berobat ke Mahkota Medical Center (MMC) Melaka ini muncul dari referensi orang yang kami percaya dan sudah mendapat pengalaman langsung berobat disana.

Setelah riset tentang MMC baik itu plus minusnya, dokter siapa yang akan ditemui, biaya yang dibutuhkan hingga perkiraan lama kami berada di Malaysia akhirnya sampailah kami disini.

HASILNYA? Alhamdulillah SEHAT.

Hasil rontgen dan test darah BAGUS semua. Alhamdulillah wa syukurillah..

Bagaimana bisa? Berikut selengkapnya..


Jadwal keberangkatan kami di Soekarno Hatta Int’l Airport jam 01.30 WIB dan tiba di Kuala Lumpur Int’l Airport (KLIA) sekitar jam 4 subuh waktu Malaysia.

IMG_20170807_005430
dini hari masih ON

Dari KLIA, kami harus melanjutkan perjalanan menuju Melaka menggunakan bus dengan tujuan langsung RS agar efisien. Kebetulan barang bawaan kali ini tidak banyak hanya 2 backpack trolley dan 2 handbag isi makanan yang jika habis lipat. Dan sambil menunggu jadwal bus yang cukup lama kami manfaatkan untuk istirahat – bukan kami, tapi mereka ๐Ÿ˜›

IMG_20170807_071101
saya bagian security nya..

IMG_20170807_063205

Nama bus TRANSNASIONAL Express dengan jadwal berangkat jam 07.45 am rute KLIA – Melaka, tarif RM 24.10 (dewasa) dan RM 18.10 (anak).

Kalau naik bus disini tidak perlu khawatir dengan jadwal karena pengalaman kami trip sebelumnya selalu on time tanpa harus menunggu penuh seperti di Indo! Huehe..

IMG_20170807_072033

IMG_20170807_094127

Sampai di Terminal Bus-Melaka Sentral, kami cari sarapan dulu karena harus berpindah bus dengan jarak tempuh yang tidak begitu jauh. Di Malaysia bagi muslim seperti kami tidak perlu khawatir saat mencari makan karena sangat mudah ditemukan tempat makan halal sejauh mata memandang, termasuk di sekitaran terminal seperti ini.

IMG_20170807_093953

Dan sampailah kami disini, Mahkota Medical Center sekitar jam 11 pagi sesuai dengan prediksi ๐Ÿ™‚

IMG_20170807_113051

Kesan pertama kujungan kami kesini adalah bersih dan modern. Kemudian setelah melalui pendaftaran hingga selesai urusan maka penilaian berikutnya adalah serba cepat.

Mengenai harga sangat bersaing jika dibandingkan dengan RS di Indo. Silakan dikonversi dengan 1 RM = Rp. 3.200.

Pendaftaran 4 RM
Dokter 30 RM
Rontgen 45 RM
Cek darah Lab 34 RM
Vitamin 48 RM

See? ini setara dengan biaya kontrol bulanan Ry di RS Limijati Bandung tanpa rontgen dan cek darah.

… yang mahal cuma satu sih …

Ongkos pesawatnya! ๐Ÿ˜€

IMG_20170807_121127

IMG_20170807_120358

Oh ya untuk biaya yang dikeluarkan saat registrasi hanya sebatas biaya pendaftaran saja, sedangkan jasa dokter dan obat-obatan dibayarkan di poli masing-masing secara manual seperti dibawah ini.

IMG_20170814_171344
Bill konsul dokter dan obat

Medicine diatas terdiri dari vitamin APPETTON (tablet hisap produksi Melaka) dan obat cacing (ini saya yang minta hehe, kali aja kan..) lupa merek apa produksi Melaka juga yang hanya dikonsumsi 1x habis.

IMG_20170814_171508
hasil lab dan rontgen

Berikut kelebihan RS MMC berdasarkan pengalaman saya pribadi :

โ€ข Harga bersaing (sesuai penjelasan sebelumnya).

โ€ข Dokter tidak merunut riwayat berobat sebelumnya meskipun dijelaskan dan ditunjukkan oleh pasien. Biasanya segera dirujuk untuk test sesuai kebutuhan (misal rontgen dan ambil darah).

โ€ข Test medis/pemeriksaan yang dilakukan serba cepat. Hasil rontgen keluar sekitar 15 menit dan lab sekitar 45-60 menit.

โ€ข Karena hasil test cepat didapat maka bisa langsung kembali ke ruangan dokter untuk konsul lanjutan pada hari yang sama. Berbeda dengan di Indo yang harus kembali beberapa hari berikutnya sehingga double ongkos dan double fee dokter ๐Ÿ˜›

โ€ข Semua sudut RS terlihat bersih.

โ€ข Semua visitor dapat subsidi biaya parkir tanpa harus dirawat (Indo belum ada kebijakan ini).

IMG_20170814_171321
subsidi parkir

Penasaran kenapa saya lebih percaya dengan hasil disini daripada di Indo? Berikut rangkuman hasil konsul kami.

โ€ข Tubuh anak bukan hanya dilihat dari usia saat ini saja tetapi juga yang menjadi patokan adalah berat badan sejak pertama lahir. Ry lahir 1,9 kg.

โ€ข Lihat massa tubuh kedua orangtuanya. Besar kemungkinan anak bertubuh kecil meskipun banyak makan kemungkinan besar memiliki garis keturunan yang sama, begitu sebaliknya.

โ€ข Kelenjar kecil dibawah telinga Ry yang sebelumnya dicurigai TB kelenjar ternyata tidak masalah. Selama kelenjar tidak membesar, tidak mengeras dan tidak berpindah-pindah maka aman.

โ€ข Dokter tidak ambil pusing dengan riwayat berobat sebelumnya, fokus perhatiannya berdasarkan realtime ketika bertemu. Jadi besar kemungkinan hasil yang keluar murni tanpa pengaruh historis sebelumnya.

โ€ข Di Indo jika dokter memberi surat rujukan test rontgen maka akan ditulis alasan atau diagnosa awal kenapa pasien diminta test, sedangkan di MMC tidak ada. IMHO, hal ini menjadi masalah baru dimana pengalaman yang sudah-sudah walaupun kami berpindah dokter namun tetap saja hasilnya sama. Karena apa? karena dokter mengacu diagnosa dokter sebelumnya dan dokter rontgen mengacu pada diagnosa dokter yang mengirim. Got it?

โ€ข Ini yang paling penting, selama anak sehat, aktif dan tidak rewel itu artinya tidak perlu mencari kekhawatiran pada dirinya. Sederhananya, dilarang membandingkan anak sendiri dengan anak lain even ukuran tubuh. Gemuk belum tentu sehat dan kurus belum tentu ada penyakit. HIGHLIGHT.

Artikel ini tanpa ada upaya menyudutkan pihak manapun. Semua informasi dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan pengalaman pribadi.

***

Alamat Mahkota Medical Center Melaka :
3, Mahkota Melaka, Jalan Merdeka, 75000 Melaka
Telp : +606-285 2999, 281 3333
http://www.mahkotamedical.com

 

:: 7 Agustus 2017 ::

10 comments

  1. Rumah sakitnya bersih ya, harganya juga nggak begitu mahal.
    Btw memang anak yang kurus belum tentu banyak penyakit, mungkin gerak dan aktifitasnya banyak. Nggak masalah gemuk atau kurus, yang penting sehat ๐Ÿ™‚

    Like

  2. Semoga sehat selalu ya buat, Ry. aamiin.
    Satu lagi yang bikin betah berobat di luar, komunikasi antar dokternya jelas, yang satu rumah sakit ya. Mereka bekerja tim. Di sini yang aku perhatikan meski satu rumah sakit cuma ngoper tanpa saling komunikasi diskusi bersama.

    Like

  3. anakku badannya kecil tapi aktifnya alhamdulillah. Aku mikir dia kenapa ya, khawatir sakit lah. Baca ini jadi lebih lega. Btw ke Melaka bisa sekalian wisata ke UNESCO heritage di sana yak

    Like

  4. Anak2ku termasuk yg kuyus2 ๐Ÿ˜ฆ
    Yg pertama lahir BBLR dan sempat slow growth.
    Yg kedua pernah anemia.
    Namun alhamdulillah sudah dikoreksi BB-nya dan pantau terus di chart. Kebetulan kami tinggal di Jkt dan jujuganku adalah dokter2 di Markas Sehat (yang ngasuh Milis Sehat).
    Moga sehat2 selalu ya Ry.
    Tengkyu info RS-nya mbak, bbrp kali tmn jg cek di Malaka kalau utk kesehatan, katanya lbh ok emang ya…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s