Proses Pengajuan Gugat Cerai di Pengadilan Agama

Cara Pengajuan Gugat Cerai dan Biaya Proses di Pengadilan Agama

petunjuk pengajuan cerai di pengadilan agama

jendelakeluarga.com – Oke, saya tidak akan buat mukadimah yang panjang. Kalau kamu sudah yakin untuk berpisah secara hukum dengan pasangan, berikut tahapan proses pengajuan gugat cerai di Pengadilan Agama yang pernah saya lakukan beberapa waktu lalu.

Tahap 1 – Pengajuan Gugatan Cerai

Pastikan kamu mengajukannya di Pengadilan Agama sesuai dengan alamat di KTP. Pengadilan Agama terdapat di seluruh kota di wilayah Indonesia.

Selain KTP, bawa seluruh dokumen yang kira-kira mendukung proses pengajuan, seperti Buku Nikah, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Buku Rekening Bank jika diperlukan.

Ambil nomer antrian sesuai dengan keperluan (Pengajuan Gugat Cerai). Kamu akan diarahkan menunggu di ruang tunggu antrian Posbakum atau Pos Bantuan Hukum.

Di dalam ruang Posbakum, kamu akan diwawancarai perihal masalah yang sedang dihadapi. Lebih tepatnya Kenapa mengajukan cerai? anggap ini bagian dari sesi curhat, jadi santai aja. Dulu kebetulan saya dapat petugas perempuan yang seumuran, jadilah lancar pisan curhatannya, hehe.

Semua kisah yang diceritakan tadi akan dituangkan oleh petugas dalam bentuk surat, diketik real time saat penggugat bercerita. Macam pengaduan di kantor kepolisian.

Setelah itu, nantinya Pengadilan Agama akan mengirimkan surat laporan pengajuan gugatan cerai yang tadi dibuat beserta undangan sidang kepada tergugat (suami/istri) sesuai tanggal yang diberikan oleh Pengadilan Agama. Pihak Pengadilan Agama memiliki hak penuh dalam menentukan jadwal persidangan, bukan penggugat atau tergugat.

Pada tahap ini ada biaya yang harus dikeluarkan termasuk ongkos kirim surat yang dihitung berdasarkan jarak lokasi pengiriman. Semakin jauh alamat tergugat dari Pengadilan Agama tempat kamu mengajukan, maka akan semakin mahal biayanya.

biaya urus proses cerai
Daftar Panjar Biaya Pengadilan Agama Tangerang 2019 – updated

Di akhir tahap ini kamu akan mendapatkan kartu identitas pengajuan gugatan. Dengan kartu ini kamu bisa mengecek status pengajuan secara online melalui ID yang tertera pada kartu tersebut.

TIPS !

Jika tidak ingin bertele-tele dengan proses sidang, lakukan hal berikut :

1. Tidak mempermasalahkan harta gono-gini di dalam surat pengajuan.

2. Tidak mempermasalahkan hak asuh anak di dalam surat pengajuan.

3. Diskusikan dengan pasangan (kalau bisa tentunya) untuk tidak datang ke persidangan. Biar apa? biar prosesnya cepat selesai, no drama naik banding di meja hijau dan menghindari ybs tetiba berubah pikiran untuk membatalkan kesepakatan 😀

Tahap 2 – Sidang #1

Datang kembali ke Pengadilan Agama sesuai jadwal sidang yang sudah ditentukan. Normalnya sidang dilakukan dalam waktu 2 bulan setelah pengajuan pertama kali (Tahap #1). Banyaknya jumlah sidang tergantung pada lancarnya proses dipersidangan pertama. So, kenapa saya kasih tips diatas? supaya persidangan tidak banyak membuang energi, waktu dan tentunya biaya.

Dalam sidang pertama ini yang diminta hadir hanya penggugat dan tergugat. Prosesnya cepat karena saya menerapakan 3 tips diatas. Pertanyaan hakim sidang kurang lebih intinya “Apakah sudah yakin dengan pengajuan Anda?” Itu aja.

PS : pertanyan ini akan berulang ditanyakan, pastikan kamu menjawabnya dengan yakin, no baper needed.

Tahap 3 – Sidang #2

Datang kembali ke Pengadilan Agama untuk memenuhi undangan sidang yang ke-2. Di sidang ini kamu dan tergugat wajib membawa masing-masing 2 orang saksi. Para saksi inilah yang banyak ditanya oleh petugas di persidangan. Pertanyaan lebih ke seputar kesesuaian data dan cerita yang diajukan oleh penggugat. Misal, sejak kapan menikah, alasan mengajukan, sekarang penggugat tinggal dimana dan pastinya hubungan saksi dengan penggugat.

Saksi boleh siapa aja, tidak harus memiliki hubungan darah, bisa tetangga, teman, asisten rumah tangga, supir dan sebagainya. Intinya yang paham dengan konflik kalian. Ini menentukan kelancaran proses persidangan, jadi pastikan saksi yang kamu bawa adalah orang yang tepat.

Kebetulan tahap ini adalah sidang terakhir saya. Jadi saya tidak mengalami proses sidang yang berkelanjutan macam selebritis di infotainment. Kenapa proses mereka berkepanjangan? Tentu saja karena tidak menerapkan 3 tips diatas 😛

20200203_124255
Biaya final pengajuan gugat cerai – 2018

Rincian diatas merupakan biaya final dari proses pengajuan cerai saya di Pengadilan Agama. Besarnya Panjar Biaya dihitung berdasarkan jarak pengiriman surat menyurat yang sudah saya jelaskan sebelumnya.

Tahap 4 – Pengambilan Akta Cerai

Setelah tahap 3 dilakukan maka akan keluar surat yang berisi estimasi Akta Cerai diterbitkan. Normalnya Akta Cerai selesai dibuat dalam waktu 3 bulan setelah sidang terakhir dilakukan. FYI, Akta Cerai tidak harus segera diambil sesuai jadwal namun usahakan tidak lebih dari 2 tahun.

proses pengajuan gugat cerai di pengadilan agama
Dokumen yang diterima dan dibayarkan saat pengambilan Akta Cerai – 2019

Selesai 🙂 Semua proses ini saya lakukan di tahun 2018, kecuali pengambilan Akta Cerai di tahun 2019. Jika ada yang ingin ditanyakan feel free hubungi saya via email atau melalui kolom comment di bawah ini.

Semoga dimudahkan semua urusannya ya 🙂

“SEMUA PASANGAN ADA MASANYA. Mereka pasti akan berpisah, entah sebab kematian atau perceraian” (Miranti, 2020)

***

Miranti

jendelakeluargaid@gmail.com

Leave a Reply

error: Content is protected !!