Day #3 Japan Escape : Somewhere Shrine – Kamo River – Fushimi Inari Taisha – Kiyomizu Dera – Kyoto Tower

Helloo, we are back again! Maaf ya menunggu lama dan kebanyakan iklannya 😀

Sooo, hari ke-3 ini kami akan hijrah ke Tokyo! Yeiyy..


Somewhere Shrine, Kyoto

Pagi hari sekitar jam 8 kami sudah check out from our favorite guest house, Kotoha Umamachi. Kebetulan sekali tidak jauh dari tempat menginap ini terdapat salah satu unknownshrine yang sampai sekarang tidak diketahui namanya. Percayalah, kuil ini sama sekali tidak ditemukan huruf latinnya, serius! seeemuanya bertuliskan kanji.

Coba cek 8 buah foto pada slide ini ya, and lemme know the name of the place if you got it 😀

 

This slideshow requires JavaScript.

Kuil ini cukup luas tapi sayangnya kami tidak banyak menghabiskan waktu disini karena rasanya tak berdaya kudu geret-geret koper, Hihi.. Iseng foto-foto sebentar lalu melanjutkan perjalanan..

IMG_7175

DSC_0329

DSC_0318

Dari sana kami berjalan sedikit ke shuttle bus terdekat menuju ke Kyoto Tower. Seperti yang sempat saya singgung disini bahwa guest house kami memberikan fasilitas titip koper gratis selama 12 jam per hari. Which is lumayan banget karena tarif rata-rata sewa loker disini sekitar 400-900 JPY!

Kami memanfaatkan jasa ini karena malam hari nanti harus melanjutkan perjalanan menuju Tokyo menggunakan Willer Bus, sedangkan penginapan hanya di booking 2 malam saja. Lumayan kan hemat penginapan 1 malam Hehe.. *another traveling tips from us 😛

IMG_20170130_122358

Namanya i-Satellite terletak persis di seberang FamilyMart around Kyoto Tower. Kami harus naik ke lantai 3 terlebih dahulu untuk mencapai tempat ini. Tenang ada fasilitas liftnya yaa 🙂

IMG_20170130_122503

IMG_20170130_122325
Aturan di i-Satellite

Kami cukup menunjukkan email reservasi penginapan, kemudian petugas langsung memberikan luggage number tag untuk dipasangkan pada masing-masing koper. Dan voila kami pun bisa bebas jalan-jalan tanpa harus bersusah payah membawa koper, Alhamdulillah 😀

IMG_7183.JPG
kanan: i-Satellite, kiri: FamilyMart
DSC_0337
Kyoto Tower

dsc_0335.jpg


Fushimi Inari Taisha

Setelah terbebaskan dengan beban koper, kami bergegas menuju Fushimi Inari Taisha/Shrine, one famous destination in Southern Kyoto.

Dari Kyoto Tower kami harus berjalan kaki untuk mencapai Keihan Railway Fushimi Inari Station. Dalam perjalanan, kami menemukan sungai kecil yang bernama Kamo RiverAda lah kurang lebih setengah jam kami menghabiskan waktu disini Haha.. Mumpung sepiii, kami manfaatkan untuk foto-foto dan rebahan dulu, bebaaas ;D

DSC_0345

DSC_0346

DSC_0347

DSC_0357.JPG

DSC_0358

DSC_0355

Setibanya di stasiun, kami harus membeli tiket terlebih dulu karena Keihan Line tidak masuk dalam jalur yang dapat dibayar menggunakan Kansai Thru Pass yang kami punya. Harga tiket per orang JPY 150 untuk sekali jalan dengan melewati 5 stasiun saja sampai ke Fushimi Inari.

 

 

DSC_0378
Ticketing machine

dsc_0372.jpg

Setelah tiba di Fushimi Inari Station, wisatawan harus menempuh jarak sekitar 7 km dengan berjalan kaki. Lumayan  juga capeknya karena kontur jalan sedikit menanjak, fortunately sepanjang perjalanan puas melihat jajakan yang dijual serta banyaknya toko souvenir untuk cuci mata 😀 (next akan ada artikel khusus ‘berburu souvenir di Jepang’ yaa)

DSC_0425

DSC_0388.JPG
keluar dari Inari Station langsung belok kanan dan ikuti jalan

 

 

Dan akhirnya kami pun sampai..

Cek photo slide di bawah ini ya..

 

 

This slideshow requires JavaScript.

Sekilas mengenai Fushimi Inari Shrine, merupakan kuil suci Shinto yang paling penting dari beberapa ribu tempat suci yang dipersembahkan untuk Inari, dewa nasi Shinto. Tempat ini terkenal dengan thousands of vermilion torii gates atau gerbang dengan ribuan pohon bambu.

IMG_7204

Fushimi Inari Taisha atau yang biasa disebut Fushimi Inari Shrine merupakan kuil pusat bagi sekitar 40.000 kuil Inari yang memuliakan Inari. Inari sendiri dipercaya adalah dewa pertanian yang membawa keberkahan dalam panen, kesukesan perdagangan bisnis, dan keselamatan di bidang transportasi. Kuil utama (honden) terletak di kaki Gunung Inari, dan tanah milik kuil mencakup gunung dengan tingginya 233 meter.

IMG_20170130_140957

Area wisata ini saaangat luas, tapi kami tidak menghabiskan banyak waktu disini. Fokus kami hanya pada spot yang dirasa wajib untuk berfoto haha..

Salah satunya deretan torii berwarna orange ini.

IMG_7234

 

Alkisah sejak abad ke-17, penganut kuil Fushimi Inari memiliki tradisi membangun torii. Berdasarkan Wikipedia, torii adalah bangunan di kuil Shinto yang merupakan pembatas antara kawasan tempat tinggal manusia dengan kawasan suci tempat tinggal dewa. Selain itu, bangunan ini berfungsi sebagai pintu gerbang kuil yang biasa di cat berwarna orange. Sedangkan keunikan dari torii yang berada di Fushimi Inari adalah jumlah torii yang mencapai 10.000 torii! Jumlah ini adalah hasil dari sumbangan umat atau istilahnya Senbon torii (deretan seribu torii).

IMG_20170607_052248 (1)
Mandatory pic! because I love Orange! 😀

Wajar saja spot ini paling ramai untuk foto-foto. Percayalah 1 buah foto diatas membutuhkan kesabaran menunggu yang luar biasa untuk dapat background sepi! 😀 Beruntungnya pada saat itu terdapat fotografer (profesional?) yang sedang mensterilkan lorong, didukung kamera super besarnya lengkap dengan berbagai photography stuff lainnya sebagai alat perang.

And guess what, dengan pedenya saya minta waktu sebentar untuk mengambil beberapa foto dengan cepat! 😀 Untunglah yang bersangkutan tidak keberatan atau mau tak mau mengiyakan dan mas suami pun sangat kooperatif sampai beliau tidak sempat gantian untuk diambil gambarnya haha..

Keren kan hasilnya? 😉 Happiness to the fullest! thanks Mr. Husband :D

***

Alamat Fushimi Inari Taisha :
612-0882 Kyoto Prefecture, Kyoto, Fushimi Ward, Fukakusa Yabunouchicho

HTM : Free

Jam Operasional :  Buka 24 jam


Kiyomizu Dera Shrine

Kami kembali ke Inari Station untuk lanjut menuju Kiyomizu Dera Shrine. Sama halnya dengan Fushimi Inari Shrine, perjalanan menuju kuil tersebut harus dilanjutkan dengan cara berjalan kaki.

 

 

Sekilas mengenai Kiyomizu Dera Shrine atau kuil Kiyamizu dera merupakan warisan budaya UNESCO sejak tahun 1994 dan merupakan salah satu kuil terkenal di Jepang. Kuil ini ditemukan pada tahun 780 (iya nggak salah ketik) dekat mata air Otowa di sebelah Timur kota Kyoto. Sehingga kuil tersebut dinamakan Kiyomizu dera atau kuil air suci.

Foto dibawah ini diambil dari beberapa sumber google dengan letak perbedaan pada musim yang berlangsung. Tebak mana jepretan saya? 😀

 

Kuil ini terletak di kaki gunung yang ditutupi oleh pepohonan. Untuk mencapai kesini setelah membeli tiket seharga 400 JPY, pengunjung akan mendaki jalan yang cukup menanjak. Hebatnya kuil ini dibangun tanpa menggunakan sebatang paku pun, kualitas kayu dan teknik pembangunannya yang membuat kuil ini tetap kokoh berdiri diatas bukit. MasyaAllah..

DSC_0464

DSC_0466

DSC_0465

DSC_0467

DSC_0472

DSC_0485
ticketing counter

DSC_0477

DSC_0479

DSC_0491

 

 

 

 

IMG_7314

IMG_7342

 

Udalaya segitu saja ceritanya, sisanya cukup diwakilkan oleh foto-fotonya 😀

Must visit pokoknya!

***

Alamat Kiyomizu Dera Shrine :

605-0862 Kyoto Prefecture, Kyoto, Higashiyama Ward, Kiyomizu 1-chome

Jam Operasional : 06.00-18.00

HTM : JPY 400

 


Kyoto Tower

Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, waktunya kami bergegas meninggalkan Kiyomizu Dera yang cantik ini.

Kami menggunakan bus no. 206 untuk sampai ke Kyoto Station. Harapan melihat kota Kyoto dari ketinggian akhirnya sirna karena ternyata si menara sedang under constraction, Hiks.. Jadilah cukup foto diarea sekitarnya saja.

 

 

Sambil menunggu jadwal Willer Bus nanti yang baru datang pukul 10 malam. Kami melihat di dekat Kyoto Station terdapat air mancur warna menari atau istilah disana Aqua Fantasy. Lumayanlah hitung-hitung mengobati kekecewaan kami 😛

DSC_0505

DSC_0510

DSC_0513.JPG

Disini pun kami tidak bisa berlama-lama karena harus mengambil koper di i-Sattelite yang tutup jam 9 malam. Kami kembali geret koper menggunakan bus dari Kyoto Station hingga ke Gion Shijyo Station dimana Willer Bus akan tiba.

Perjalanan Kyoto-Tokyo dengan bus menghabiskan waktu ± 7 jam. Next akan ada artikel terpisah terkait Willer Express ini yaa, InsyaAllah..

Thank You KYOTO!

IMG_20170608_044509
confirmation mail

DSC_0529

See you in Tokyo tomorrow morning.. 

 

***

 

:: 30 Januari 2017 ::

 

 

 

 

 

23 comments

  1. Oalah foto tori itu di kuil ya, kayaknya jadi spot wajib banget kalau ke Jepang. Hampir semua temenku yang ke Jepang pasti upload foto background tori itu. Tinggal akunya yang entah kapan bisa foto di sana, 😀

    Like

  2. Torii itu terkenal banget, tempat wajib foto.
    Kyoto itu luar biasa ya, masih banyak spo2 tardisional, kaau inget sejarahnya dulu adalah ibu kota Jepang,
    Ternyata juga ada menara yang terkenal di sana.
    Kapan ya bisa ke sana juga? hehehe

    Like

  3. Jepang ngangenin yaaaa :D. Aku ada planning lg mau kesana.. Kyoto kmrn kota ke10 yg kita datangin..belum puas sih main k jepang. Tp kmrn pas di sana tujuan utamaku memang hanya mau menjajal beberpa rollercoasters nya yg masuk rekor dunia mba. Aku pecinta berat roller coaster soalnya. Sayangnya bbrp roercoaster yg aku incer tutup krn maintenance. Makanya ntr mau balik lagi ksana 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s